Sistem Operasi Perangkat Mobile

 

1. Jelaskan apa peranan sistem operasi dalam perangkat mobile

OS smartphone memiliki arti perangkat lunak atau software yang bertugas untuk mengerjakan dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem.

Tugas utama sistem operasi atau OS smartphone termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia yang bisa didesain sendiri.

OS smartphone mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya. Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer.

Meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS, namun terkadang sistem operasi yang membawa dampak terbesar bagi jalannya aplikasi smartphone atau segala perangkat keras yang memiliki OS. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang barbasis komputer, ponsel dan konsol permainan video.

OS smartphone menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input, output terhadap peralatan lain dan mempunyai akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka sistem operasi akan mengatur jadwal yang tepat.

Pengaturan jadwal pemakaian ini membuat smartphone sebisa mungkin segala proses pada perangkat keras yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan perangkat yang lain.

Selain untuk penjadwalan segala aplikasi yang berjalan, yang didukung dengan software dan hardware pada smartphone, OS Android sudah jauh berkembang dalam beberapa tahun belakangan. OS smartphone Android ini memiliki versi yang membuat sistem operasi tersebut semakin digemari oleh banyak pengguna ponsel di dunia.

2. Jelaskan kendala-kendala yang dihadapi dalam mengimplementasikan sistem operasi pada perangkat mobile

Android adalah software untuk perangkat mobile yang mencakup sistem operasi, middleware dan aplikasi kunci. Pengembangan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java. Serangkaian aplikasi inti Android antara lain klien email, program SMS, kalender, peta, browser, kontak, dan lain-lain.

Dengan menyediakan sebuah platform pengembangan yang terbuka, pengembang Android menawarkan kemampuan untuk membangun aplikasi yang sangat kaya dan inovatif. Pengembang bebas untuk mengambil keuntungan dari perangkat keras, akses informasi lokasi, menjalankan background services, mengatur alarm, tambahkan pemberitahuan ke status bar, dan banyak lagi.

Android bergantung pada versi Linux 2.6 untuk layanan sistem inti seperti keamanan, manajemen memori, manajemen proses, network stack, dan model driver. Kernel juga bertindak sebagai lapisan abstraksi antara hardware dan seluruh software stack.

Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).

Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.

Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

3. Apa perbedaan antara sistem operasi mobile dengan sistem operasi konvensional?


Sistem operasi mobile memiliki banyak kesamaan dengan sistem operasi konvensional. 
● Perbedaan mendasar terdapat pada 2 hal: 
    ● Komunikasi 
    ● Desain antarmuka 
● Sistem operasi? 
    ● Perangkat lunak 
    ● Memodelkan sumber daya 
    ● Merekatkan hardware dengan software 
    ● Esensial

Komentar